Klik Bila Perlu

Wednesday, January 22, 2014

Rumah Kopi

Semua bermula di sini: Rumah Kopi. Tikai dan damai. Juga kisah-kisah semasa konflik yang, oleh sebagian mereka yang mengalami, tak ingin diceritakan lagi. 

Tapi di rumah kopi yang banyak tersebar di kota Ambon inilah saya bertemu dengan kawan-kawan baru. Mereka: jurnalis, akademisi, pengamat, aktivis perempuan, dan pelbagai kalangan yang terlibat langsung dan tidak langsung dengan konflik. Dari merekalah cerita mengalir.

Bagaimana penduduk Negeri Para Raja ini menjalani hari-hari di masa konflik dan memulihkan luka setelahnya. “Katorang berbeda tapi satu gandong, caca Rara,” kata seorang kawan sambil menyeruput Rarobang, kopi beraroma jahe, “mari laeng sayang laeng.”


No comments: