Klik Bila Perlu

Tuesday, January 07, 2014

Klubuku #1: 9 dari Nadira

9 dari Nadira
Leila S. Chudori
(Kepustakaan Populer Gramedia, 2009)





Barangkali pengarang memang telah mati, tapi toh pembaca tetap akan menghubungkan karya dengan penulisnya. Kenapa Leila memilih tokohnya, Nadira, berprofesi sebagai jurnalis, profesi yang juga ditekuni Leila? Kenapa Nadira memilih kembali ke almamaternya di Victoria, Kanada, sesudah bercerai? Itu kan kampus Leila juga waktu menerima beasiswa. Bisakah Nadira memilih atau Leila yang memilihkan "hidup" Nadira berdasarkan hidup Leila? Tak heran Indiah bertanya, "Sekelam itu ya hidup Leila? Siapa yang tahu.

"Jadi, ya... Eh, tunggu, tugas negara memanggil."
Indiah adalah seorang konselor. Dia berjaga 24 jam untuk klien-kliennya. Telinganya yang selalu terbuka membuatnya kaya pengalaman. Dia banyak berbagi dengan kami, bertaut dengan kisa-kisah dalam buku karya Leila S. Chudori ini. Indiah baru salah satu geng klubuku ini. Tapi sebaiknya jangan lekas percaya, klubuku ini hanyalah kedok. Kami ini sekadar kumpulan cewek-cewek yang doyan piknik dan plesiran. Lihat saja perbekalan kami.
Demi nama baik, tidak semua bekal kuhamparkan.


Anggota geng lainnya, Tiwuk, sedang menyelesaikan cerpen Leila S. Chudori yang tidak tercakup dalam buku ini.



Jangan tertipu dengan wajahnya yang macam anak SMP ini. Justru Nina ini yang paling banyak curhat ;) Tulisannya yang keren menyumbang Katarara.com edisi perdana ini. Terima kasih, Nina.

Plesir pertama di Gembiraloka. 
Sampai jumpa di Klubuku selanjutnya.

No comments: