Kami turun dari Dieng pada Subuh pertama tahun 2008. Jalanan lengang. Sisa hujan dan pesta semalam membuat selimut terasa lebih hangat. Tak apa menyia-nyiakan pagi pertama. Sementara kami harus bergegas kembali ke Jakarta dan membekali sisa tahun 2008 dengan ingatan yang menyenangkan.
| GKI |
| Klenteng Tri Dharma |
| Apalah Wonosobo tanpa mie ongklok dan sate sapi |
No comments:
Post a Comment